Biak – Orientasi instansi Calon Pegawai Negeri Sipil Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Biak memasuki hari ke sepuluh pada Rabu, 09 Juli 2025. Kali ini CPNS mengunjungi kantor Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A di Jl. Raya Bosnik No. 111 Mandala, Kec. Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor Papua.
Tujuan dari kunjungan ini adalah untuk saling mengetahui tugas dan fungsi yang dimiliki dari kedua instansi. Bapak Kundori, S.T., M.M. selaku Kepala Kantor SAR Biak menjelaskan, Basarnas Biak memiliki tugas menolong dan menyelamatkan jiwa manusia yang mengalami bahaya dalam musibah baik di darat, laut, maupun udara.
Luas wilayah kerja kantor Basarnas Kelas A Biak , yaitu dihitung dari garis keliling seluas 1.453 mill laut persegi dan luas wilayah sebesar 70.729 mill laut persegi dengan delapan kabupaten sebagai wilayah tangggung jawab yaitu, Kab.Biak Numfor, Kab.Supiori, Kab.Kepulauan Yapen (Serui), Kab.Waropen, Kab.Nabire, Kab.Paniai, Kab.Enarotali, dan Kab.Mamberamo Raya.
Selain bertanggungjawab terhadap kedelapan wilayah tersebut Basarnas Biak juga memiliki wilayah kerja di beberapa bandara dan pelabuhan yaitu, Bandara Frans Kaisiepo, Bandara LANUD Manuhua, Bandara Serui, Bandara Nabire, Bandara Numfor, Bandara Enarotali, Pelabuhan Biak, Pelabuhan BMJ, Pelabuhan Korido, Pelabuhan Mokmer, Pelabuhan Numfor, Pelabuhan Serui, Pelabuhan Nabire, Pelabuhan POM (Yapen Utara), Pelabuhan Kabuena, Pelabuhan Kodeko Dawai (Serui), Pelabuhan Waren (Waropen), Pelabuhan ANSUS (Serui), Pelabuhan Saubeba (Yapen Utara), serta Pelabuhan Kurudu (Pulau Kurudu).
Dalam menjalankan tugasnya Basarnas menggunakan berbagai alat transportasi yang mendukung proses pertolongan dan pencarian seperti berbagai jenis kapal, mobil truck, kendaraan bermotor, serta kendaraan lain yang dapat membantu tim menuju lokasi dengan segera. Menurut beliau Basarnas memiliki target waktu 15-20 menit untuk segera menuju lokasi setelah panggilan diterima. Meskipun dalam melaksanakan tugas menolong manusia hanya memiliki waktu singkat ia menegaskan bahwa tim Basarnas tetap harus memastikan keselamatan diri sendiri, “Jangan pernah bemimpi menolong orang kalo tidak bisa menolong diri sendiri.” Tegasnya.
Selanjutnya, Kepala Balai Kekarantinaan Kelas II Biak, Bapak Asep Herman Nugraha, SKM, MM dalam sambutannya menyampaikan harapan agar BKK Kelas II Biak dan Basarnas Biak dapat terus menjalankan kerjasama yang sudah terjalin sejak lama dalam hal pertolongan manusia baik di kantor induk, maupun di masing-masing kantor wilayah kerja.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas II Biak dan Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) didampingi bapak Herman dan Bapak Kundori.





Leave a Reply